cinta...
sungguh besar maknanya
insan yang begitu memahami erti cinta
cinta terhadap-Nya tidak pernah di anggap enteng
walau dicemar debu dunia
panahan kata cacian
terhalang onak dan duri
dipukul ombak dan badai
akan tetap kupertahankan cinta
yang mengertikan cinta
akan setia menantikannya
andai cinta ditinggalkan
ku berlari ke pantai
mengalirkan air mata
biar kering lautan
biar basah daratan
bumi merasakan kesedihanku
punahlah istana anganku
yang pernah ku impikan sewaktu dulu
hanya dalam kenangan
walau ada yang hadir
hanya membasahi luka lama
akan tetap kutunggu walau berkurun lamanya
kesetiaanku menghalangi
tidak mampu kupindah ke lain hati
terhadap-Nya aku bermohon
agar ditemukan kembali sinar kebahagiaan
mendorong aku untuk menerima segalanya
segala yang telah tersurat untukku
tak mungkin ku lupakan
segala yang indah bersama
ku bersumpah
tidak pernah ku lupakan
hilai tawa gembira bersama
sedih duka lara bersama
tetap terpahat walau terpahit
hati hancur berkeping jadinya
tidak dapat ku cantum kembali
kerna diri sudah terluka
tapi akan ku cuba
untuk mencantumkannya
walau retak seribu
setiap retakan mengingatkanku pada dosa yang lalu
dan
andai aku meninggalkan cinta
tidak akan ku berpatah kembali
menjilat semula apa yang di luahkan
kerna hati sudah tiada
namun
setiaku padanya masih tebal
sayangku padanya masih kukuh
cintaku padanya masih utuh
tak akan ku lupakan
setiap detik bersama
cinta tak setanding mimpi
tangan tergantung di langit tinggi
kaki di awang awangan
jika itu ketentuan-Nya
andai aku meninggalkan cinta
sungguh besar maknanya
insan yang begitu memahami erti cinta
cinta terhadap-Nya tidak pernah di anggap enteng
walau dicemar debu dunia
panahan kata cacian
terhalang onak dan duri
dipukul ombak dan badai
akan tetap kupertahankan cinta
yang mengertikan cinta
akan setia menantikannya
andai cinta ditinggalkan
ku berlari ke pantai
mengalirkan air mata
biar kering lautan
biar basah daratan
bumi merasakan kesedihanku
punahlah istana anganku
yang pernah ku impikan sewaktu dulu
hanya dalam kenangan
walau ada yang hadir
hanya membasahi luka lama
akan tetap kutunggu walau berkurun lamanya
kesetiaanku menghalangi
tidak mampu kupindah ke lain hati
terhadap-Nya aku bermohon
agar ditemukan kembali sinar kebahagiaan
mendorong aku untuk menerima segalanya
segala yang telah tersurat untukku
tak mungkin ku lupakan
segala yang indah bersama
ku bersumpah
tidak pernah ku lupakan
hilai tawa gembira bersama
sedih duka lara bersama
tetap terpahat walau terpahit
hati hancur berkeping jadinya
tidak dapat ku cantum kembali
kerna diri sudah terluka
tapi akan ku cuba
untuk mencantumkannya
walau retak seribu
setiap retakan mengingatkanku pada dosa yang lalu
dan
andai aku meninggalkan cinta
tidak akan ku berpatah kembali
menjilat semula apa yang di luahkan
kerna hati sudah tiada
namun
setiaku padanya masih tebal
sayangku padanya masih kukuh
cintaku padanya masih utuh
tak akan ku lupakan
setiap detik bersama
cinta tak setanding mimpi
tangan tergantung di langit tinggi
kaki di awang awangan
jika itu ketentuan-Nya
andai aku meninggalkan cinta
No comments:
Post a Comment